Posted on Leave a comment

Panduan Memilih Kacamata Safety

Kamu pasti sudah familiar sekali dengan barang yang satu ini, safety glasses, atau kacamata safety. Terutama kamu yang bekerja di pertambangan atau migas, ini adalah barang wajib. Dan di beberapa industri lain juga mewajibkan penggunaan safety glass ini. Tapi pernahkah kamu kesulitan memilih safety glasses yang sesuai? Apakah semua kacamata safety bisa dikatakan kacamata safety?

Ternyata tidak. Tulisan berikut sekedar panduan memilih safety glasses, atau kacamata safety.

Penulis pernah menemui seseorang di level supervisor yang ternyata salah membeli atau memilih safety glasses, yang ternyata yang dibelinya adalah kacamata yang bentuknya saja seperti layaknya safety glasses tetapi ternyata tidak memenuhi standard sebagai safety glasses.

Standard? Ya. Bicara mengenai safety tentunya kita tidak boleh jauh dari standard. Safety glasses dikatakan sebagai safety glasses bila memenuhi standard yang ditentukan yaitu ANSI Z87 yang menurut update terakhir adalah ANSI Z87.1+2010 dan EN166. ANSI adalah standard dari Amerika dan EN adalah standard dari Eropa yang semuanya diakui dunia. Standard ini mengharuskan semua safety glasses lolos beberapa tahapan uji sebelum akhirnya dikatakan memenuhi standard safety. Uji ini diantaranya adalah uji impact dan uji tusuk dengan kekuatan tertentu. Secara gampangnya, safety glasses dirancang untuk tidak pecah atau patah bila terkena impact, kecuali hanya lecet. Bahan yang umum dipakai adalah policarbonate. Akhirnya semua design safety glasses yang telah lolos uji akan mencantumkan kode standard ini pada bodynya, biasanya pada frame.

Oke, sekarang kamu sudah tahu yang mana safety glasses. Tinggal anda cari kode standard ini tercantum pada framenya atau tidak.  Berikutnya apa?

Model safety glasses. Tentunya disesuaikan dengan kebutuhan. Belakangan sudah banyak design safety glasses yang disesuaikan dengan kontur wajah orang asia yang berhidung kecil. Pastikan safety glasses bisa duduk nyaman di hidung dan tidak merosot ketika dipakai. Dudukan karet akan lebih nyaman dipakai.
Gagang frame. Pastikan juga gagang frame nyaman duduk dari samping mata ke telinga, tidak menekan pelipis. Mungkin saat pertama dipakai terasa sedikit menekan, tapi dalam jangka panjang tekanan ini akan sangat mengganggu dan cepat membuat lelah. Beberapa safety glasses menggunakan type adjustable yang bisa disesuaikan sudut dan panjangnya. Sisi negatifnya, safety glasses jenis ini biasanya tidak cocok untuk heavy duty akan akan cepat aus.

Jenis kaca. Ada yang hitam (black), abu-abu (grey atau fog), bening (clear), berlapis cermin (miror) dan banyak lagi type lainnya. Pastikan disesuaikan penggunaannya untuk siang atau malam, daerah terang atau remang-remang, atau daerah silau. Kaca gelap pastinya nyaman dipakai saat terik matahari tapi tidak akan bisa dipakai di lokasi remang-remang. Penulis lebih suka type clear miror (bening dengan lapisan cermin) karena cukup nyaman dipakai siang hari dan cukup jelas dipakai malam hari, tidak perlu membawa dua jenis kacamata berbeda.

Yang terakhir, company standard. Tentunya lebih mudah untuk menentukan bila perusahaan sudah menentukan safety glasses yang bagaimana yang harus dipakai untuk bekerja di wilayahnya.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *