Posted on 1 Comment

Yang Harus Dilakukan Saat Menghadapi Ancaman Bom

Ledakan bom terjadi di beberapa lokasi di Surabaya, Jawa Timur.

Awalnya ledakan bom Surabaya ini terjadi di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel, Surabaya, Minggu (13/5). Ledakan bom kedua terjadi di Gereja Kristen Indonesia Diponegoro, dan ledakan ketiga di Gereja Pantekosta Jalan Arjuna.

Tak dimungkiri, ledakan bom memang terjadi di saat yang tak diduga dan tak bisa diprediksi. Hanya saja, bersikap waspada dan tetap tenang harus tetap dilakukan, khususnya saat berada di sekitar lokasi ledakan bom ataupun di tempat keramaian di tengah ancaman bom.

Mengutip berbagai sumber, berikut hal-hal yang harus dilakukan ketika menghadapi ancaman bom.

 

Saat terjadi ledakan di sekitar lokasi Anda

  • Di tengah maraknya ancaman dan serangan bom, bersikap waspada itu penting. Persiapkan diri Anda jika suatu saat menghadapi ledakan bom.
  • Berlindunglah di bawah perabot atau furniture yang kuat dan stabil. Jika kesempatan memungkinkan segera tinggalkan gedung.
  • Jauhi jendela.
  • Jangan nyalakan korek api.
  • Jauhi lokasi dengan tanda bahaya dan pergi ke lokasi yang aman.
  • Gunakan tangga, hindari lift.
  • Biarkan jendela dan pintu tebuka, jangan mematikan atau menghidupkan lampu.
  • Tetap menunduk ketika ada asap.
  • Jangan berhenti untuk menelepon atau menerima telepon pribadi.
  • Amati jika terjadi kebakaran atau bahaya lainnya.
  • Jika terjebak dalam puing-puing bangunan, gunakan senter, peluit, atau ketuk pipa yang bisa menimbulnya bebunyian untuk memberi sinyal lokasi keberadaan Anda.
  • Hindari berteriak karena bisa membuat Anda justru lebih banyak menghirup debu berbahaya. Berteriaklah jika itu upaya terakhir Anda.
  • Tutupi hidung dan mulut agar tak banyak menghirup bahan dan asap berbahaya.

 

Jika mengalami ancaman bom lewat telepon

  • Tetap tenang dan jaga suara tetap tenang.
  • Pastikan detail bom yang disebutkan penelepon dan coba dapatkan informasi sebanyak mungkin.
  • Beri perhatian lebih dari penelepon gelap terkait kapan bom meledak, letak bom, jenis bom, apakah dia pelakunya, siapa targetnya, mengapa melakukan itu, dan lainnya.
  • Beri pengamatan lebih pada aksen, logat, intonasi penelepon, tingkat emosionalnya, latar belakang suara, perkiraan usaia dan jenis kelamin.
  • Tulis informasi lain terkait tanggal dan jam telepon ancaman bom.
  • Laporkan pada petugas keamanan, manajemen gedung, dan polisi.

 

Semoga bermanfaat guys! Salam Safety!

Sumber

1 thought on “Yang Harus Dilakukan Saat Menghadapi Ancaman Bom

  1. Artikel anda sangat membantu sekali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *